Tips Liburan di Pulau Pramuka

Mengunjungi laut merupakan salah satu cara masyarakat dalam menghabiskan waktu liburan. Menghabiskan waktu bersama orang terdekat seperti keluarga, teman bahkan pasangan merupakan cara yang tepat untuk lari sejenak dari rutinitas dan padatnya ibukota Jakarta. Namun terbatasnya wisata laut di ibukota membuat warga lebih banyak menghabiskan liburan di luar kota.

Tapi jangan khawatir, kini mencari lokasi pantai yang bagus di Jakarta pun tidak sulit. Pulau Pramuka lah yang merupakan salah satu dari gugusan pulau-pulau di Kepulauan Seribu. Dalam beberapa tahun terakhir memang wisata di Pulau Seribu ini sedang digemari masyarakat ibukota.

Bagi sebagian orang yang sudah terbiasa traveling mungkin tidak akan kesulitan. Namun bagi yang baru pertama kali merencanakan liburan dengan menyebrang pulau seperti ini ternyata agak merepotkan. Oleh karena itu simak tips di bawah ini jika anda berniat untuk menghabiskan liburan di Pulau Seribu.

Wisata Eksotik di Pulau Pramuka

Menghabiskan liburan di Pulau Pramuka
Menghabiskan liburan di Pulau Pramuka

Jakarta merupakan kota dengan tuntutan penuh kepada masyarakatnya untuk menjalankan roda ekonomi di ibukota terus berputar. Jam kerja yang mencekik dan lama serta macetnya perjalanan membuat warga ibukota seringkali mengidap stress. Dan kerap menjadikan gangguan pada jasmani maupun mental para warga.

Berlibur di pantai memang mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan. Merefresh kembali otak dan hati usai menjalani penatnya rutinitas ibukota sehari-hari. Udara segar khas pantai juga menjadi hal yang sangat langka untuk bisa didapatkan di daerah perkotaan. Belum lagi pengalaman menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang.

Oleh karena itu kini banyak sekali yang menghabiskan waktu libur mereka untuk mengunjungi wisata pantai andalan Jakarta. Rekreasi yang mereka pilih kebanyakan yang bisa memanfaatkan waktu mepet yang dimiliki. Apalagi kalau bukan di Kepulauan Seribu, khususnya Pulau Pramuka. Pulau yang menawarkan alternatif wisata pantai yang unik dan menyenangkan.

Meski tidak sepopuler Pulau Tidung, Pulau Pramuka juga tidak kalah indah dan eksotik. Belum lagi konservasi penyu yang dimiliki, sangat menarik minat wisatawan. Konservasi penyu dan penanaman bakau juga diharapkan dapat memperbaiki keseimbangan ekosistem di wilayah ini selain untuk menarik minat masyarakat.

Tips Menghabiskan Waktu Liburan di Pulau Pramuka

Konservasi Penyu di Pulau Pramuka
Konservasi Penyu di Pulau Pramuka

Demi kelancaran, keamanan dan kenyamanan anda selama berlibur di Pulau Tidung, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Tidak hanya persiapan secara fisik dan finansial, anda juga harus mempersiapkan hal-hal kecil yang terkadang terlupakan atau bahkan tak terpikirkan oleh kita semua.

Ada baiknya anda mempersiapkan keperluan-keperluan sebelum berangkat. Meskipun memiliki suasana yang luar biasa indah, akan rusak semua suasana jika anda melewatkan satu hal. Oleh karena itu perhatikan hal-hal di bawah sebelum melakukan perjalanan ke Pulau Pramuka:

  • Bawa Bekal
    Meskipun disana ada juga warung-warung penjual makanan, tidak ada salahnya kita membawa bekal sendiri. Piknik ditemani dengan deburan ombak merupakan alternatif yang asik untuk melepas kepenatan anda.
  • Kebutuhan Pribadi
    Setiap orang memiliki kebutuhan pribadi yang berbeda satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu jangan sampai lupa membawa barang-barang kebutuhan pribadi anda.
  • Bawa Sunblock
    Teriknya cuaca membuat kulit tidak mampu menahan pancaran sinar ultra violet. Selain bisa membuat kulit terbakar, paparan sinar UV yang terlalu frontal bisa meningkatkan resiko kanker kulit. Bawa selalu sunblock anda.
  • Uang Tunai
    Bawa selalu uang tunai dalam jumlah yang cukup (lebih boleh adal jangan kurang). Sebab tidak akan ada temui mesin ATM di Pulau Pramuka sana.
  • Peralatan Dokumetasi
    Anda tentu tidak ingin melewatkan momen yang terjadi sepanjang waktu menghabiskan liburan anda. Bawa kamera, handycam, action cam, dan sejenisnya untuk mengabadikan momen liburan anda.

Wisata Alternatif di Pulau Tidung

Bermalam dengan cara berkemah di pinggir pantai di Pulau Tidung

Berenang, Berjemur, Bermain Pasir, Snorkling dan Banana Boat. Mungkin hal tersebut adalah yang terbayang pertama kali apabila orang-orang mendengar tentang wisata pantai. Ya, memang apalagi yang bisa kita lakukan di pantai selain hal-hal tersebut? Apalagi sekarang cukup sulit mencari pantai yang masih bersih dan asri.

Tapi terlepas dari itu anda pasti pernah mendengar tentang Pulau Tidung. Ya, salah satu destinasi wisata di ibukota ini memang sedang populer dalam beberapa tahun terakhir. Apalagi jika untuk wisata pantai, Kepulauan Seribu merupakan wisata pantai terbaik yang dimiliki Provinsi DKI Jakarta.

Selain menawarkan wisata pantai yang umum seperti pantai-pantai lainnya, Pulau Tidung juga menawarkan wisata yang cukup unik untuk ukuran wisata pantai. Wisata alternatif tersebut yaitu berkemah dan memancing. Sedikit aneh memang, namun kondisi Pulau Tidung yang masih sepi dari pembangunan ternyata sangat cocok untuk lokasi camping.

Memancing dan Berkemah di Pulau Tidung

Menikmati sore di Jembatan Cinta Pulau Tidung
Menikmati sore di Jembatan Cinta Pulau Tidung

Menikmati wisata bahari di Pulau Tidung ternyata tidak selalu dengan snorkling dan banana boat. Namun kini, anda juga bisa menikmatinya dengan alternatif lainnya. Seperti memancing dan berkemah misalnya, kedua kegiatan ini bisa menjadi alternatif anda menghabiskan waktu liburan di Pulau Tidung.

Air laut yang jernih, udara yang murni, pemandangan dan kekayaan laut yang membius merupakan daya tarik sendiri bagi pulau yang terletak di utara Jakarta ini. Di pulau kecil yang masih jarang penghuni ni, para penyedia paket wisata juga menawarkan jasa untuk menginap dengan cara berkemah di area pantai.

Sungguh pengalaman menghabiskan liburan yang tidak tergantikan. Menjelajah wilayah pantai utara kota Jakarta sembari memancing di siang hari. Dilanjutkan dengan berkemah di atas hamparan pasir putih dengan api unggun di malam hari. Sebuah alternatif liburan murah meriah bagi warga ibukota.

Meski menawarkan suasana alam, bukan berarti di Pulau Tidung Kecil tidak tersedia listrik dan air bersih. Para warga sekitar banyak yang menyewakan listrik dan kamar mandi di rumah mereka untuk para wisatawan. Harganya pun tidak terlalu mahal jika dibandingkan dengan tempat wisata lainnya.

Paket Wisata Bahari di Pulau Tidung Kecil

Bermalam dengan cara berkemah di pinggir pantai di Pulau Tidung
Bermalam dengan cara berkemah di pinggir pantai di Pulau Tidung

Para wisatawan biasanya memilih paket wisata yang disediakan agen pariwisata. Harga per paket sekitar Rp 350.000. Dan biayanya juga semakin murah jika semakin ramai peserta yang ikut. Bahkan menurut info bisa mencapai Rp 250.000 per orang jika peserta lebih dari 15 orang.

Akan tetapi tetap saja,  berkemah dan memancing bisa menjadi alternatif menarik dan tentu lebih murah. Tota jika dijumlahkan semuanya, kira-kira hanya memerlukan biaya sekitar Rp 150.000 untuk tiket pergi-pulang dan membeli segala perbekalan selama di Pulau Tidung. Lebih murah bukan?

 

 

 

Biaya yang diperlukan untuk menyewa tenda untuk berkemah dan untuk biaya air bersih disana juga tidak terlalu mahal. Ketimbang menyewa homestay, tentu semua ini jauh lebih murah. Biaya tenda biasanya hanya dikenakan Rp 10.000 – Rp 15.000 per orang. Dan untuk biaya listrik untuk menge-charge serta air untuk mandi juga cukup murah, hanya sekitar Rp 15.000.

Arsad, penjaga keamanan di Pulau Tidung Kecil, menuturkan, beberapa kali di sejumlah titik pernah terjadi kebakaran. ”Sepertinya wisatawan lupa memadamkan api unggun sampai benar-benar padam,” ujarnya.

Meskipun pernah terjadi kebakaran, pulau ini tetap terbuka untuk berkemah. Jadi, bagi yang ingin berkemah di tempat itu, jangan lupa mematikan api unggun dan jangan buang puntung rokok sembarangan.

Bandara Kepulauan Seribu Segera Beroperasi

Kepulauan Seribu kerap menjadi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu liburan. Menikmati suasana pantai merupakan kegiatan favorit para warga ibukota dalam beberapa tahun belakangan ini. Sejak foto-foto pantai pasir putih di Pulau Tidung mulai beredar di internet, kini kepulauan di bagian utara Ibukota menjadi destinasi wisata wajib bagi kaum muda Jakarta.

Dalam menempuh lokasi Pulau Tidung, para wisatawan pun memiliki banyak alternatif. Ada yang memilih untuk menyebrang menggunakan kapal nelayan dair pelabuhan Muara Angke. Namun bagi yang memiliki budget lebih, biasanya mereka memilih menyebrang menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Marina Ancol. Keduanya sangat direkomendasikan tergantung bagaimana kondisi keuangan anda.

Bagaimana bagi kita yang memiliki pengalaman buruk dengan laut? Mabuk laut atau fobia laut dan sebagainya? Tenang, menurut kabar yang beredar kini Kepulauan Seribu menyediakan lapangan udara (bandara) juga untuk para wisatawan yang ingin menempuh perjalanan dengan jalur udara. Jadi bagi kalian yang tidak bisa menyebrang via kapal, kalian bisa langsung terbang ke bandara Pulau Seribu.

Bandara di Pulau Panjang, Kep. Seribu

Bandara Pulau Panjang Besar segera dibangun kembali
Bandara Pulau Panjang Besar segera dibangun kembali

Landasan udara ini kabarnya memang telah ada sejak jaman kepemimpinan mantan Presiden Soeharto. Dalam sebuah kunjungan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, Bupati Kep. Seribu Tridjoko, Sri Mugianto mengungkapkan bahwa bandara tersebut memang sudah ada sejak lama. “Iya sudah lama, dari sejak jaman krismon dulu. Tapi sekarang sudah terlantar dan tidak beroperasi lagi,” ujar Tridjoko.

Perencanaan pembangungan yang kurang mantap serta tidak kompetennya SDM yang menangani pembangungan Bandara di Pulau Panjang merupakan alasan utama mengapa kini bandara tersebut vakum. Selain itu, krisis moneter juga berperan dalam membuat bandara di Pulau kini berhenti beroperasi.

“Untuk masalah pengelolaan nanti kita limpahkan ke pihak swasta dengan sistem BTO (Built Transfer Operation). Selain itu mereka juga kita berikan hak mengembangkan pulau di sekitar wilayah pulau Panjang,” tambah sang Bupati.

Meski pembangunan kembali telah dimulai tahun ini, Tridjoko belum bisa memberikan tanggal pasti kapan bandara bisa kembali beroperasi seperti dulu. “Kita kan mau bawa Pulau seribu jadi wisata internasional, jadi akses transportasi harus lebih mudah. Lapangan Udara Pulau panjang tahun ini belum bisa operasi tapi pasti akan kita benahi,” tutup Tridjoko.

Ahok Ingin Pembangunan Bandara Segera Dilanjutkan

Ahok mengungkapkan bahwa pembangunan kembali Bandara Pulau Panjang Besar segera dilakukan
Ahok mengungkapkan bahwa pembangunan kembali Bandara Pulau Panjang Besar segera dilakukan

Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok dikabarkan akan segera melanjutkan pembangunan di Kepulauan Seribu. Bandara yang terletak di Pulau Panjang Besar, Kep. Seribu tersebut sebelumnya sempat beroperasi pasca krisis di tahun 1998. Pemprov DKI Jakarta dikabarkan akan segera mengadakan pelelangan proyek pembangunannya mulai tahun ini.

“Tahun depan pembangunan bisa mulai sebenarnya. Lelang kita ingin tahun ini dimulai. Saya sudah tugaskan BPKAD (Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah) untuk mengatur bagaimana cara lelangnya,” ujar Ahok dalam sebuah kunjungan di Pulau Panjang beberapa waktu lalu.

Pemerintah Provinsi sebenarnya telah melakukan pembangunan pendukung tahap awal dengan membangun bangunan anti abrasi di sepanjang pulau. Akan tetapi, masalah yang timbul dalam pelaksanaannya membuat rencana tersebut baru bisa direalisasikan Pemprov DKI pada tahun ini.

Selain itu, sejumlah villa juga direncanakan akan ditambahkan oleh Pemprov DKI. Penginapan dengan model rumah khas Betawi tersebut direncanakan untuk dibangun di sekeliling Pulau Panjang Besar. Nantinya, pembangunan villa dan bandara akan melibatkan pihak swasta tanpa memberikan hak milik pulau kepada pemenang lelang nantinya.

Tips Liburan Asik di Pulau Tidung

Banyak sekali cara orang menghabiskan waktu liburannya. Ada yang berlibur ke tempat wisata, gunung, pantai dan masih banyak lagi. Dan berlibur di pantai merupakan salah satu yang sedang menjadi favorit beberapa tahun belakangan ini. Apalagi setelah banyak sekali artikel tentang berlibur di Pulau Seribu.

Pulau Tidung. Salah satu destinasi wisata pantai terbaik yang dimiliki Ibukota ini memang sedang populer dalam beberapa tahun belakangan ini. Ini tentu semakin membuat minat masyarakat semakin tinggi. Banyak sekali masyarakat yang berkunjung ke Pulau Tidung baik pribadi maupun dengan menggunakan paket wisata.

Cukup banyak fasilitas liburan yang ditawarkan oleh Pulau Tidung. Mulai dari pantai pasir putih, penginapan murah, penyewaan sepedaa, snorkling, banana boat dan masih banyak lagi. Akses menuju ke pulau yang terletak di Kepulauan Seribu ini pun juga fleksibel, bisa menggunakan kapal cepat bisa juga menumpang kapal kayu milik nelayan.

Perjalanan Menuju Pulau Tidung

Gubernur Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) menikmati suasana di Jembatan Cinta
Gubernur Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) menikmati suasana di Jembatan Cinta

Bagi anda yang baru pertama kali ingin mengunjungi Pulau Tidung, banyak sekali cara yang bisa anda gunakan. Yang pertama tentu anda harus berangkat menuju ke pelabuhan untuk menyebrang. Ada dua alternatif pelabuhan yang bisa anda gunakan untuk menyebrang, yaitu Pelabuhan Muara Angke dan Pelabuhan Marina, Ancol.

Untuk besaran budget yang anda harus keluarkan juga bervariasi, tergantung dari akses yang anda pilih. Pertama tentu anda bisa menggunakan Transjakarta dari tempat anda tinggal yang menghabiskan sekitar Rp. 4000. Lalu jika anda bisa turun di Halte Busway Pluit jika anda ingi menyebrang lewat Muara Angke.

Jika anda ingin menyebrang lewat Marina anda bisa turun di Halta Busway Ancol. Untuk biaya penyebrangan, via Angke menghabiskan sekitar Rp 50.000/perjalanan atau Rp 100.000 pulang-pergi. Sedangkan untuk Marina Ancol menghabiskan sekitar Rp 160.000/perjalanan atau Rp 320.000 pulang-pergi.

Perjalanan yang akan anda tempuh adalah sekitar 2-3 jam jika menggunakan kapal dari Muara Angke, sedangkan jika menggunakan kapal cepat dari Ancol, hanya membutuhan sekitar 30-45 menit.

Tips Berlibur dengan Nyaman di Pulau Tidung

Penginapan biasanya menyediakan sepeda untuk disewakan
Penginapan biasanya menyediakan sepeda untuk disewakan

Agar liburan anda di Pulau Tidung menjadi nyaman dan berkesan, ada baiknya mempersiapkan agenda apa saja yang akan anda lakukan. Karena jika tidak anda akan ketinggalan momen untuk bersenang-senang di Pulau Tidung. Berikut adalah hal-hal yang perlu anda perhatikan sebelum memutuskan untuk berangkat kesana:

  • Penginapan
    Harga per kamar di penginapan berkisar antara Rp 200.000 – Rp 400.000/malam per kamar dan dapat ditempati sekitar 4-8 orang. Cara terbaik agar Anda tidak nyasar saat mencari jalan pulang ke penginapan adalah dengan memfoto keadaan sekitar penginapan karena disana tidak menggunakan nama jalan.
  • Tempat Makan
    Tidak perlu bingung untuk mencari tempat makan disini karena banyak sekali warung di sepanjang menuju Jembatan Cinta dengan menu andalan yaitu Ikan Bakar.
  • ATM
    Disarankan anda untuk membawa uang cash lebih karena disini tidak ada ATM.
  • Wisata Air
    Untuk wisata air anda bisa menikmati indahnya bawah laut di Pulau Tidung dengan Snorkling ataupun seru-seruan bersama teman dengan menggunakan banana boat.
  • Waktu Terbaik
    Bulan April sampai Oktober adalah waktu terbaik untuk berkunjung. Cuaca cenderung cerah pada bulan-bulan ini. Di luar bulan-bulan ini, maka bersiaplah bertemu badai dari angin musim barat. Selain itu, sampah kiriman dari daratan Jakarta juga banyak mampir akibat angin musim barat. Bulan September dan Oktober juga bisa menjadi pilihan karena pada bulan-bulan ini, Anda bisa mendapatkan manisan cermai.

Wisata di Pulau Sabira, Kepulauan Seribu

Kapal cepat yang bisa disewa dari Pelabuhan Marina, Ancol

Jika menyebutkan kata Kepulauan Seribu, otomatis pikiran kita semuas tertuju ke Pulau Tidung, Pulau Pari dan pulau-pulau lainnya yang kerap menjadi target wisata para pengunjung. Namun dari semua itu ternyata ada juga sebuah pulau yang tidak terlalu hits di kalangan masyarakat, namun soal suasana tentu bisa diadu.

Ya, pulau ini bernama Pulau Sabira. Terletak cukup jauh di semenanjung utara Kepulauan Seribu, secara lokasi pulau ini lebih dekat ke Provinsi Lampung. Namun meskipun begitu, Pulau Sabira ini ternyata secara administratif masih terdaftar di wilayah DKI Jakarta.

Meskipun cukup indah dan tidak terlalu banyak wisatawan, Pulau Sabira ini ternyata tidak terlalu menjadi destinasi wisata para masyarakat. Karena selain minimnya fasilitas wisata, mahalnya biaya perjalanan (lebih dari 1 juta rupiah/orang) juga diperkirakan menjadi pertimbangan orang untuk tidak ke Pulau Sabira.

Sabira, Sang Penjaga di Utara

Hanya orang berduit saja yang bisa mendatangi Pulau Sabira
Hanya orang berduit saja yang bisa mendatangi Pulau Sabira

Terletak di Kelurahan Harapan, Kecamatan Pulau Seribu Utara, Pulau Sabira ternyata menyimpa sejarah yang cukup mengagumkan. Pulau yang hampir merapat ke Provinsi Lampung ini rupanya dikenal juga sebagai Sang Penjaga Utara atau Noord Watcher pada masa kolonial Belanda.

Disebut seperti ini karena memang pada waktu itu disini terdapat Mercusuar penjaga yang tinggi nya mencapai 50 meter. Dan pada jaman dahulu mercusuar tersebut digunakan untuk mengawasi kapal yang tiba dari utara. Selain itu, mercusuar in juga berfungsi sebagai pertanda kepada kapal bahwa kapal tersebut segera merapat ke daratan.

Di masa sekarang, Pulau Sabira telah ditempat penduduk setempat yang mayoritas merupakan Suku Bugis. Dengan total penduduk mencapai 506 jiwa, diperkirakan Suku Bugis disini mencapai 95%. Ini sanat terlihat dari bagaimana para penduduk menyambung hidup mereka dari menangkap dan mengolah ikan. Tipikal masyarakat Bugis sekali.

Pulau Sabira Sebagai Objek Wisata

Pulau Sabira juga menyimpan segudang potensi wisata
Pulau Sabira juga menyimpan segudang potensi wisata

Popularitas Pulau Sabira sebagai destinasi wisata memang tidak sehebat Pulau Tidung, Pulau Pari, maupun Pulau Harapan. Ini dikarenakan budget yang diperlukan untuk bisa mencapai Pulau Sabira memang terbilang sangat mahal. Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu, Micky Musleh pun mengiyakan hal tersebut. Dalam sebuah wawancara Micky menjelaskan:

“Biaya untuk menyebrang ke Sabira memang lebih mahal ketimbang ke pulau painnya di Kepulauan Seribu. Dengan mengunakan kapal kayu di Muara Angke bisa disewa berkisar Rp 10 jutaan, sedangkan kalau pakai kapal cepat di Marina Ancol bisa disewa berkisar Rp 15 juta-Rp 20 juta,” jelas Micky.

“Disini juga jarang agen pariwisata yang menyediakan paket perjalanan kesini. Ya kalaupun ada, biasa jumlah wisatawan minimal 20 orang dan harga paketnya berkisar Rp 4,5 juta per orang. Maka dari itu biasanya hanya kalangan berduit saja yang bisa kesini,” tambah pria berusaha 28 tahun tersebut.

Kurangnya perhatian Pemerintah Provinsi dalam menyediakan fasilitas transportasi menuju Pulau Sabira juga membuat orang enggan datang kesana. “Setahu saya beberapa tahun masih ada kapal perhubungan (Dinas Perhubungan) menuju Pulau Sabira. Tapi kayaknya sekarang sudah tidak kelihatan lagi,” lanjut Micky.

Sudah jauh, tidak ada homestay dan penginapan pula. Dengan biaya sebesar itu, tentu orang akan lebih memilih untuk sekalian berlibur ke Bali. Padahal potensi wisata di Pulau Sabira tidak kalah hebat dengan pulau-pulau lain. “Di Pulau Sabira ada berbagai macam wisata, misalnya snorkeling, pantainya yang indah, populasi ikan yang tinggi bahkan mercusuar peninggalan Belanda. Sebetulnya potensi wisata di sini sungguh besar,” tutup sang Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu tersebut.

 

Agro Wisata di Pulau Tidung

Wisata Agro di Pulau Tidung

Apa yang anda bayangkan saat menghabiskan waktu liburan di pantai? Paling tidak jauh-jauh kalau tidak berenang, berjemur, main pasir dan sejenisnya. Tapi taukah anda ternyata ada banyak alternatif untuk menghabiskan waktu liburan di pantai. Jadi selain melepas rutinitas sejenak, ini juga bisa menjadi pengalaman baru bagi anda.

Akan tetapi apa saja yang bisa dilakukan di pantai selain tiga hal di atas? Oh sudah pasti masih banyak pilihannya. Misalnya saja mencoba pengalaman baru snorkling yang terdapat di Pulau Tidung, atau banana boat di Anyer dan masih banyak lagi rupanya kegiatan menarik yang bisa kita lakukan di pantai.

Yang terbaru dan cukup menarik adalah Agrowisata di Pulau Tidung. Cukup unik bukan, agrowisata di daerah pantai. Memang biasanya agrowisata itu populer di kawasan perkebunan seperti perkebunan teh, strawberry dan kebun-kebun di wilayah pegunungan lainnya. Ini lah yang menarik, seperti apa kira-kira Agrowisata yang terdapat di Pulau Tidung? Simak artikel di bawah ini!

Pulau Tidung Kini Ada Wisata Agro-nya!

Wisata Agro di Pulau Tidung
Wisata Agro di Pulau Tidung

Terletak di Pulau Tidung Kecil, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Pulau Seribu Selatan. Tampaknya dinas pariwisata daerah sana tidak pernah kehabisan cara untuk menarik minat wisatawan. Dengan menjual keindahan pantai-pantai mereka yang berpasir putih dan berair jernih saja padahal telah membuat Pulau Tidung ramai dikunjungi wisatawan.

Kini pemerintah setempat bekerja sama dengan Suku Dinas Kelautan dan Pertanian, Kelurahan Pulau Tidung berencana untuk membangun sebuah Agrowisata. Dan di Agrowisata baru mereka tersebut kabarnya telah direncanakan untuk dibuat tanggul sepanjang 40 meter, jalan inspeksi, jogging track serta penangkaran ikan paus. Luar biasa bukan?

Sementara itu, Kepala Seksi Pertanian dan Kehutanan, Solihin memberikan gambaran akan seperti apa kira-kira Agrowisata yang akan dibangun di Pulau Tidung tersebut:

“Tahun ini kami ada 5 kegiatan yaitu pembuatan tanggul dan gapura, membuat jalan inspeksi, jogging track mulai dari jembatan cinta, direncanakan sekeliling pulau. Namun akibat keterbatasan dana, maka tahun ini baru dibangun 800 meter,” ujar Solihin.

“Nantinya akan ada sebuah tempat penangkaran tulang ikan paus dengan luas 6×12 meter, Biogas Sapi, dan penanaman ratusan pohon buah naga di Pulau Tidung Kecil ini,” tambahnya.

Agrowisata Terbaik di Indonesia

Selain di Pulau Tidung Kecil ini, ternyata sudah cukup banyak tempat Agrowisata yang lebih dahulu eksi di tanah air. Namun, munngkin karena pemerintah setempat kurang mempromosikannya jadi tidak banyak yang mengetahui tempat-tempat tersebut.

Berikut adalah lokasi Agrowisata terkenal di Indonesia:

  • Perkebunan Teh Rancabali, Bandung
    Perkebunan teh Rancabali berada di dataran tinggi, di kaki Gunung Patuha lebih tepatnya di Kec. Ciwidey, Bandung, Jawa Barat. Udara sejuk dan pemandangan indah yang ditawarkan pasti akan membius anda.
  • Kebun Strawberry Lembang
    Konsep memetik dan membawa pulang strawberry yang telah anda petik menjadi andalan perkebunan yang terletak di Lembang, Jawa Barat ini.
  • Merapi Farma Herbal
    Berlokasi di kaki Gunung Merapi, di Merapi Farma Herbal anda bisa memesan dan meminum jamu racikan mereka.
  • Agrowisata Taman Turi
    Letaknya di Dusun Gadung, Desa Kebun Kerto, Kec. Turi, Kab. Sleman, Yogyakarta, para pengunjung juga bisa memetik sendiri salak pondoh dari perkebunan dan makan di tempat ataupun dibawa pulang. Taman Turi ini juga dilengkapi berbagai fasilitas wisata, seperti tempat bermain, taman bunga, kolam pemancingan, kolam renang dan berbagai fasilitas lainnya, walaupun banyak diantaranya tidak terawat dan dibiarkan rusak.

Tips Berlibur di Pulau Tidung

Pantai kerap menjadi destinasi wajib para traveler untuk menghabiskan waktu liburan. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki banyak sekali pantai-pantai dengan keindahan yang tak bisa dibayangkan. Sebut saja Pantai Kuta dan Sanur dari Bali atau Pantai Losari di Makassar. Nama-nama pantai tersebut kerap menjadi pilihan para wisatawan domestik maupun internasional.

Memang untuk berwisata ke Bali atau tempat-tempat keren lainnya membutuhkan budget yang tidak sedikit. Apalagi bagi warga Jakarta yang mulai merindukan pantai dengan pemandangan eksotik (secara Pantai Ancol sudah tidak lagi oke). Namun kini para warga ibukota tidak perlu khawatir karena ternyata Jakarta juga menyimpan harta karun wisata pantai eksotik.

Tepatnya di bagian utara jakarta, Kepulauan Seribu. Adalah Pulau Tidung  yang kini menjadi daftar destinasi wajib wisata para pegiat traveling. Untuk urusan sensasi tidak perlu diragukan lagi, Pulau Tidung memiliki pemandangan eksotis yang masih jarang terjamah tangan nakal manusia. Selain itu, biaya yang ditawarkan juga tidak terlalu besar seperti berlibur di pantai-pantai luar kota.

Menghabiskan Waktu Liburan di Pantai

Menyebrang ke Pulau Tidung menggunakan kapal ferry
Menyebrang ke Pulau Tidung menggunakan kapal ferry

Berlibur di pantai memang mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan. Merefresh kembali otak dan hati usai menjalani penatnya rutinitas ibukota sehari-hari. Udara segar khas pantai juga menjadi hal yang sangat langka untuk bisa didapatkan di daerah perkotaan. Belum lagi pengalaman menghabiskan waktu bersama orang-orang tersayang.

Namun cuaca yang tidak menentu terkadang menjadi kendala bagi orang yang hendak berlibur ke pantai. Apalagi letak Kepulauan Seribu yang sangat dekat dengan anak gunung Krakatau yang masih aktif. Oleh karena itu terkadang minat masyarakat untuk berlibur ke Pulau Tidung biasanya menurun ketika cuaca sedang ekstrim karena beresiko datangnya badai yang bisa membahayakan.

Namun  terlepas dari itu, berwisata ke Pulau Tidung masih menjadi favorit masyarakat. Tempat wisata di Pulau Tidung tetap saja ramai dipenuhi wisatawan, penyedia paket wisata tetap saja kewalahan menangani banyak pelanggannya. Keindahan Kepulauan Seribu memang berhasil mengaahkan ketakutan masyarakat.

Tips Aman dan Nyaman Berlibur di Pantai

Jangan lupa bawa kamera untuk dokumentasi perjalanan liburan anda
Jangan lupa bawa kamera untuk dokumentasi perjalanan liburan anda

Demi kelancaran, keamanan dan kenyamanan anda selama berlibur di Pulau Tidung, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Tidak hanya persiapan secara fisik dan finansial, anda juga harus mempersiapkan hal-hal kecil yang terkadang terlupakan atau bahkan tak terpikirkan oleh kita semua.

Berikut adalah tips berlibur di pantai untuk anda:

  • Minuman.
    Membawa air mineral  siap minum sangat berguna bagi anda yang ingin berlibur ke pantai. Ya, cuaca terik di pantai bisa menyebabkan dehidrasi apabila anda kurang mengkonsumsi air putih.
  • Wadah Tertutup.
    Jangan lupa untuk membawa wadah atau tempat tertutup guna menaruh benda yang rentan air seperti handphone, dompet, dan kamera saku.
  • Kantung Plastik.
    Bawa kantung plastik untuk membungkus baju basah dan kotor anda usai berenang.
  • Tas Kecil.
    Pisahkan krim tabir surya, handphone, dompet dan barang bawaan berharga anda ke dalam satu tempat seperti tas kecil.
  • Handuk Kecil.
    Bawa handuk kecil terpisah dari handuk mandi utama anda. Ini akan memudahkan anda menggunakannya untuk mengelap keringat di sepanjang perjalanan ketimbang repot menggunakan handuk besar atau pun membuang tissue
  • Camilan dan Makanan.
    Jangan lupa untuk membawa berbagai snack atau camilan guna mengganjal perut anda selama perjalanan menyebrang pulau yang lumayan memakan waktu.
  • Alat Dokumentasi.
    Bawa serta alat dokumentasi yang anda miliki entah itu kamera, handy cam, atau pun sejenisnya untuk mengabadikan momen bersama teman berlibur anda.

Liburan Low Budget di Pulau Tidung

Liburan di kepulauan seribu memang telah menjadi wishlist wajib liburan bagi masyarakat ibukota. Tidak hanya wisata keluarga, ternyata berlibur di pulau seribu juga kerap menarik minat para anak muda. Apalagi bagi mahasiswa dan mahasiswi dengan budget pas-pasan, pulau tidung kerap menjadi sweet escape dalam agenda berlibur mereka.

Untuk berwisata di pulau tidung ini, ternyata tidak menghabiskan banyak biaya. Bahkan banyak sekali anak sekolah yang bisa berangkat kesini dengan hanya bermodalkan menabung dari uang jajan mereka. Dan juga dari segi akses pun tidak terlalu sulit, dan lagi-lagi..sangat sangat sangat murah. Untuk mencapai pulau tidung ini, para wisatawan bisa mengaksesnya dengan dua cara.

Bisa melalui pelabuhan Muara Angke, bisa juga melalui pelabuhan Marina Bay, Ancol. Kedua akses tersebut terbilang sangat berbeda, karena yang satu menawarkan biaya yang sangat murah, sedangkan yang satunya menawarkan kenyamanan dan singkatnya waktu perjalanan. Mana yang lebih baik? Semua tegantung pilihan masing-masing para wisatawan.

Liburan Hemat dengan Paket Wisata Pulau Tidung

Berkemah di pinggir pantai jadi alternatif para wisatawan pulau tidung
Berkemah di pinggir pantai jadi alternatif para wisatawan pulau tidung

Memang secara finansial berlibur di Pulau Tidung tidak terlalu menghabiskan banyak biaya seperti kita berlibur di pulau eksotik lainnya. Namun ternyata ada cara yang bisa membuatg anda lebih hemat lagi, apakah itu? Ya, itu adalah dengan mengambil paket wisata pulau tidung. Konon menurut informasi yang beredar, dengan mengikuti paket wisata, budget yang dikeluarkan bisa lebih ditekan.

Lalu, apakah dengan mengikuti paket trip berarti kita bergabung dengan pengunjung lainnya? Tidak juga, semua tergantung kepada kuota orang yang kita ikutsertakan. Misalnya kita bersepuluh mengikuti paket tersebut, maka otomatis kita akan mendapat tour guide sendiri untuk mebimbing kita selama kegiatan kita di pulau tidung. Ini semua tentu sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Dan juga dengan paket wisata, anda sudah dipastikan mendapatkan segudang fasilitas. Fasilitas tersebut jika anda cari sendiri on the spot, akan memakan biaya yang lebih besar. Ya, mungkin anda bisa menawarnya, namun terkadang sang penyedia jasa tersebut lebih mengutamakan partai besar seperti rombongan paket wisata ketimbang pelanggan personal.

Budget Yang Harus Disiapkan Sebelum ke Pulau Tidung

Merasakan keindahan bawah laut di Pulau Tidung
Merasakan keindahan bawah laut di Pulau Tidung

Bagi anda yang tidak ingin mengikuti paket wisata, ternyata liburan ke pulau tidung juga bisa dicapai secara pribadi. Namun tentu akan menghabiskan dana yang lebih besar ketimbang mengikuti rombongan wisata. Perkiraan untuk melakukan perjalanan wisata ke pulau tidung untuk satu orang akan menghabiskan biaya sekitar Rp. 350.000 – Rp. 500.000. Lumayan tinggi jika dibandigkan dengan paket wisata yang hanya menghabiskan Rp. 250.000 – Rp. 375.000.

Untuk biaya yang perlu anda persiapkan jika anda ingin melakukan perjalanan secara non paket, berikut adalah biaya yang perlu anda persiapkan:

  • Ongkos kapal untuk menyebrang
    – Pelabuhan Muara Angke: Rp. 50.000 x 2 = Rp. 100.000
    – Marina Bay Ancol : Rp. 150.000 x 2 = Rp. 300.000
  • Penginapan
    – Homestay : Rp. 500.000/malam (2 Kamar, maksimal 2 orang/kamar)
  • Biaya Makan
    – Warung Makan: Rp. 15.000 (sekali makan)
  • Hiburan
    – Sewa Sepeda : Rp. 20.000/unit
    – Snorkling : Rp. 40.000/orang (30 menit)
    – Banana Boat : Rp. 100.000/30 menit (untuk 4 orang)
    – Karcis Masuk Pantai : Rp. 1.000 – Rp. 5.000/orang

Kira-kira segitulah biaya yang harus anda keluarkan jika anda berniat untuk menghabiskan waktu berlibur di Pulau Tidung secara pribadi (tanpa mengikuti paket perjalanan wisata). Setiap cara memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, namun semua kembali lagi kepada pilihan anda. Apakah anda mengutamakan kenyamanan dalam liburan anda, atau justru ingin merasakan sensasi low budget traveling. Well, selamat berlibur!

Pulau Harapan: Indah Bagi Wisatawan, Berkah Bagi Masyarakat

Menyebrang ke Pulau Harapan dari Pelabuhan Muara Angke

Dalam beberapa tahun terakhir, pariwisata di Kepulauan Seribu emang berkembang pesat banget guys. Entah siapa yang memulai, yang jelas pada periode 2010-an sampai sekarang minat masyarakat buat wisata di pulau meningkat drastis sekali loh. Dan yang gokilnya lagi, Kepulauan Seribu ini gak cuma punya satu spot wisata aja karena banyak banget pulau-pulau keren dengan kelebihannya masing-masing.

Salah satu contohnya yaitu Pulau Harapan guys. Well, kalian pasti awalnya cuma tau kalo di Kep. Seribu itu paling ya Pulau Tidung ya kan? Nah, pulau yang satu ini ternyata gak kalah kerennya buat dijadikan wishlist destinasi liburan kalian guys. Semua hal keren yang bisa kalian dapat dari wisata pantai bisa kalian dapatkan di Pulau Harapan ini.

Kalian mau apa? Main air? Pantainya bagus banget. Snorkeling? Bisa, murah dan dapet dokumentasi lagi. Barbeque di pinggir pantai? Bisa banget kalo ikut paket wisata pulau seribu yang banyak banget ditawarkan di penyedia layanan paket traveling di internet. Dan bahkan daya tarik Pulau Harapan ini gak hanya membius warga lokal aja loh. Banyak juga yang dari luar kota bahkan luar negeri dateng kesini.

Pengunjung Pulau Harapan Terus Bertambah

Meningkatnya jumlah wisatawan jadi berkah bagi warga sekitar Pulau Harapan
Meningkatnya jumlah wisatawan jadi berkah bagi warga sekitar Pulau Harapan

Terhitung dari 2012, jumlah wisatawan yang mengunjungi Pulau Harapan dikabarkan terus mengalami peningkatan guys. Berdasarkan data yang dikeluarkan kelurahan setempat, pada Mei 2013 sebanyak 2.212 orang tercatat mengunjungi Pulau Harapan. Fantastisnya, pada 2014 di bulan yang sama jumlah pengunjung meningkat sangat drastis yaitu 4.808 guys! Gokil banget kan?

Dan gak berhenti sampai disitu, puncaknya pada Oktober 2014 tercatat 5.346 wisatawan memilih menghabiskan liburan mereka di Pulau Harapan. Fenomena ini pasti banget berdampak bagi semua aspek kehidupan di Pulau Harapan. Euforia masyarakat buat menjadikan Pulau Harapan sebagai destinasi wisata wajib mereka sangat mendongkrak kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

Ini ditandai dengan meningkatnya jumlah homestay di Pulau Harapan. Mengamini hal tersebut, Nurdin selaku owner agen traveling di Pulau Harapan, menyebut bahwa perusahaannya bahkan bisa mendapat hingga 200 wisatawan per minggu, “Biasanya, Januari-Februari, saat musim angin barat, memang kurang ramai. Tapi saat cuaca baik, yang datang ke Pulau Harapan bisa lebih dari seribu orang setiap akhir pekan,” menurut pengakuan Nurdin.

Akses Perjalanan ke Lokasi Pulau Harapan

Menyebrang ke Pulau Harapan dari Pelabuhan Muara Angke
Menyebrang ke Pulau Harapan dari Pelabuhan Muara Angke

Kalian pasti berpikir dengan wisata ke Kepulauan Seribu itu aksesnya sulit kan? Well, kalian salah besar guys! Ternyata akses menuju ke lokasi Pulau Harapan itu sangat sangat sangat gampang. Buat kalian yang berdomisili di Jakarta, kalian bisa langsung menyebrang dari pelabuhan Marina Bay, Ancol. Kapal disana standby dan always ready buat bawa kalian menyebrang ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu.

Tapi buat kalian yang budgetnya lagi tipis banget, ternyata ada jalur alternatifnya juga guys. Kalian bisa menyebrang dari Pelabuhan Muara Angke yang mana harganya bisa kurang dari setengahnya kalian nyebrang dari Marina Bay Ancol. Tapi ya you’ll get what you’ve paid, fasilitas kapal gak sebagus kalian nyebrang dari Ancol dan waktu perjalanan sedikit lebih lama.

Dan untuk biaya berwisata disana, kalian gak perlu pusing. Biaya makan dan menginap di Pulau Harapan itu sangat terjangkau. Budget buat menginap di homestay aja hanya sekitar Rp.500.000 buat semalam dan itu muat untuk empat orang. Harga makanan, wisata snorkling dan banana boat serta harga oleh-oleh disana juga gak terlalu mahal kok. Pokoknya buat liburan low budget, sensasi yang kalian dapatkan di Pulau Harapan bakal luar biasa banget deh. Selamat liburan semua!

Liburan Kemana? Ke Pulau Tidung Kuy!

Menikmati indahnya laut di Pulau Tidung

Liburan kuliah sebentar lagi nih guys (padahal baru juga semester ganjil), kira-kira sudah pada punya persiapan mau liburan kemana belum nih? Ngomong-ngomong liburan semester genap anak kuliahan kan lama loh, bisa sampai tiga bulan. Jadi enaknya kita kemana nih? Singapura? Malaysia? Thailand? Korea? Amerika? Eropa? Ah, gak usah muluk-muluk deh.

Lagian, kalian yang punya planing liburan keliling Asia atau bahkan Eropa, memang udah bosen menjelajah Indonesia? Gayanya macam udah keliling Indonesia aja. Punya mimpi sih boleh tinggi, tapi coba diaktualisasi dulu yang kecil-kecil. Kaya ini nih contohnya, Pulau Seribu.

“Pulau Seribu? Yah, males ah deket banget itu mah Jakarta Utara doang, bla bla ba…”, hey jangan sok lah jadi orang Jakarta tuh. Biarpun deket, memang kalian udah jelajahin semuanya tuh Kepulauan Seribu satu persaatu? I bet you all haven’t, ya kan?! Nah balik lagi ke soal liburan, gimana kalau liburan nanti kita ke Pulau Tidung aja guys? Kuy!

My Tidung My Adventure

Paket Wisata Murah Pulau Tidung
Paket Wisata Murah Pulau Tidung

Selama beberapa tahun belakangan ini, traveling memang menjadi demam yang menjangkit anak-anak kekinian. Mendadak koleksi foto yang diupload ke media sosial penuh banget sama pemandangan gunung, pantai dan wisata alam lainnya. Dan juga tingkat penjualan kaos My Trip My Adventure mendadak meningkat tajam. Ya, kita bakal disebut gak kekinian kalau gak ikutan traveling.

Mulai dari Dieng, Bromo, Gili Trawangan banyak banget anak kekinian yang berlomba traveling ke tempat-tempat keren. Tapi tau gak sih, destinasi wisata apalagi yang menjadi primadona anak-anak sekarang yang menjual paket komplit sensasi, pemandangan, privasi, pengalaman dan yang pasti harga masuk banget di kantong mahasiswa? Yap, bener banget! Liburan ke Pulau Tidung!

Pulau Tidung emang berhasil banget memanjakan para traveler berkantong tipis lewat paket liburan murah. Dengan modal kurang dari sejuta, kalian udah bisa menikmati pemandangan dan sensasi liburan di pantai dengan air yang jernih dan angin semilir. Seriously guys, buat kalian yang kebetulan kuliah di Jakarta dan butuh piknik tapi kantong udah menipis, ke Pulau Tidung deh coba. Keren, asik, murah tapi gak murahan.

Tidung, Personal Aja Murah, Apalagi Paket Liburan

Menikmati indahnya laut di Pulau Tidung
Menikmati indahnya laut di Pulau Tidung

Buat kalian yang mikir kalo foto-foto liburan ala-ala snorkling dengan camera underwater itu liburan mewah dengan budget puluhan juta, well kalian salah besar. Kenapa salah besar? Ya karena bahkan dengan budget kurang dari satu juta per orang pun kalian udah bisa banget dapet liburan hits ala pantai khas Pulau Seribu.

Kurang dari sejuta? Seriusan? Ya serius lah, bahkan dengan membawa uang Rp.500.000 aja kalian udah berasa banget jadi raja disana. Karena apa? Ya karena emang murah liburan disana mah. Masih kurang murah? Hem, oke kalian bisa ajak rombongan teman-teman kalian yang sama-sama berkantong tipis (hehe) dan kalian bakal mendapatkan harga paket yang hanya sekitar Rp.250.000-Rp.350.000/orang.

Lah liburan tiga ratus lima puluh ribu dapet apaan? Di indomaret aja paling cuma dapet perallata mandi sebulan. Ya, ampun nih yah kalian tuh kalo dibilangin suka gak percayaan yah. Nih deh kalo gak percaya langsung aja cek salah satu Paket Wisata Pulau Tidung yang disediakan Alfah Tour and Travel:

  • Paket 2 Hari  1 Malam
    1-2 orang 480.000,- /Orang
    3-4 orang 450.000,- /Orang
    5-6 orang 420.000,- /Orang
    7-9 orang 380.000,- /Orang
    10-14 orang 280.000,- /Orang
    15-19 orang 270.000,- /Orang
    20-100 orang 250.000,- /Orang

Nah dari harga segitu, kalian udah dapet ini nih:

  • Tiket PP kapal ferry + Asuransi
  • Homestay (dua kamar, muat untuk 4 orang)
  • Makan 3 kali selama disana
  • Banana Boat
  • Jalan-jalan ke semua tempat wisata Tidung
  • Minum